Kesejukan Taman VS Kedekatan Teman

By Dagh Digh

Memang tidak selamanya keindahan sebuah Taman membuat kita Sejuk dan tidak selamanya kebaikan serta kedekatan seorang Teman bisa membuat kita tersenyum dikala sedih
Tapi Senyuman itu akn hadir n menyapa serta menyapih kita ketika lagi sedih dan memikirkan apa yg hilang dari diri kita....
Baca Selengkapnya »»

Harapan yang Kandas

By Sahrul Dj

Karena tidak adanya kesempatan untuk meraih
keinginan2 serta mewujudkn harapan2nya>>> bisa2 membuat langkah
kita salah dalam menilai dan menilik apa yg harus dilakukan tuk bisa
sampai ke puncak tujuan meski dimediasi oleh ketidakjujuran bersama dg
kecurangan2an dan penindasan dalam ketidak adilan...
Baca Selengkapnya »»

Catatan Chie Chaem

="BAYANG FITRI"=
oleh Chie Chaem pada 08 September 2010 jam 11:05

Kubayangkan...
Gadis kecil cantik berseri
Santri teladan pondok Pak Haji
Ceria di hari FITRI
Ketanah lapang riang berlari
Sepatu putih jilbab rapi
Bergerak indah
Digeral angin pagi


FITRI...
Sekejab waktu berganti
Usai sholat mencari cari
Si miskin yg terlilit perih
Du'afa yg tertatii tatih
Uang di tangan habislah terbagi
Tak lupa
Satu tangan bersembunyi
Senantiasa bila memberi

FITRI...
Di hari nan FITRI
Betapa pelajaran kau beri
Keras menghujam angkuh nurani
Menggugah yg lupa diri
Bagaimana hidup dijalan
Mengapa harus berinteraksi
Sejalan tuntunan Nabi
Sedikit yg kau bagi
Ketulusan memaknai
Naluri beramal sejak dini
Hasrat ibadah tak tertawar lagi
Kelak...jadilah cocok sekeliling ini
Pada yg masih sholat setahun sekali
Pada yg masih benci orang mengaji
Pada yg masih beramal tak mau sembunyi
Menunggu datang wartawan televisi
Demi terlihat seantero negeri

Kubayangkan...
Gadis kecil putri Bu Haji
Memandang haru euforia idul fitri
Sayang...belum jua kutemui !
Semua masih ilusi !



{¤HIDUP¤}
oleh Chie Chaem pada 08 September 2010 jam 10:40

Siapapun engkau
hidup ini bukan mauMu
Wahai yg terbaring di bangsal rumah sakit
Jiwa adalah milik-Nya

Wahai yg duduk di atas singgasana
Hidup ini bukan maumu
Karena apa yg terjadi
Adalah hak-Nya

Yg kuat,yg lemah
Hidup ini bukan milikmu....

Ia ciptakan kita
Untuk beribadah kepada-Nya
Siang & Malam
Menuju jalan kebenaran
Yg hakiki
Akan maksudg yg tersembunyi
Di relung Hati yg paling dalam
Agar engkau selamat
Di surga-Nya nanti

Jangan kau biarkan
WaktuMu lalai ditelan zaman
Walau dunia tak sesunyi rahim ibuMu

Jagalah iman di dada.....



"Make-Up Muslimah"
oleh Chie Chaem pada 07 September 2010 jam 3:46

@. Hiasilah WajahMu dgn bedak kesopanan agar senantiasa kelihatan anggun.
@. Olesilah BibirMu dgn lipstik kejujuran.
@. Hiasilah Kedua TelingaMu dgn anting keimanan & ketakwaan.
@. Letakkanlah kalung kesucian di LeherMu.
@. Hiasilah Kedua TanganMu dgn gelang tawadhu'.
@. Sematkan pada JariMu cincin persahabatan.
@. Basuhlah TubuhMu dgn sabun istighfar.
@. Kenakan/Pakailah Jilbab di KepalaMu sebagai mahkota kecantikan.
@. Tutuplah kepribadianMu dgn rasa malu.
@. Makmurkan hatiMu dgn dzikir & sholawat.



@~IBU~@
oleh Chie Chaem pada 06 September 2010 jam 17:47

Pelita hidupQ penerang hatiQ belahan jiwaQ,Kau matahariQ...IBU...

IBU...senandung laguQ Qnyayikan slalu untukMu,engkau penyejuk hatiQ tanpaMu tiadalah AQ...

Q selalu mohon doaMu bahagia hidup matiQ...IBU...Kaulah harapanQ tanpaMu tiadalah AQ...

Surga ditelapak kakiMu,Ridho ALLAH dgn RidhoMu begitulah sabdah NABIQ...TanpaMu tiadalah AQ...

IBU perisai hidupQ pertaruhkan nyawa bagiQ,cintaMu terangi jalanQ...Tanpamu tiadalah AQ...

Hanyalah IBUQ...
Curahan hatiQ...
Penawar dukaQ...
BidadariQ...IBU...



(¤Ayah Ibu¤)
oleh Chie Chaem pada 03 September 2010 jam 22:49

Pagi Siang Malam tiada Henti,Kerja Keras mengisi Buah Hati...Walau Panas Hujan tiada Mengeluh Semangat yg tak pernah LuLuh...

Cinta Kasihnya tak pernah berhenti...Pengorbananx sungguh sangat berArti...Walau Berat Beban yg engkau tempuh,Semangat yg tak pernah LuLuh...

Ayah..Ibu..Maafkanlah Salah serta DosaQ...
Oh..Ayah..Oh..Ibu Sembah Sujud dan HatiQ padaMu...

Ya ALLAH TuhanQ Sayangi Ayah Ibu seperti SayangX padaQ...
Ya ALLAH TuhanQ Cintai Ayah Ibu seperti CintaX padaQ...



¤^KeHiLaNgAn^¤
oleh Chie Chaem pada 03 September 2010 jam 22:33

Kalau sudah tiada baru terasa...
Bahwa kehadirannya sungguh berharga...Sungguh berat aQ rasa Kehilangan dia...Sungguh berat aQ rasa hidup tanpa dia...

Q tau rumus dunia semua harus terpisah tetapi Q mohon tangguhkan..tangguhkanlah...

Bukan aQ mengingkari apa yg harus terjadi tetapi Q mohon kuatkan..kuatkanlah...



Sungguh kajam
oleh Chie Chaem pada 02 September 2010 jam 1:05

ya allah Q harus bbuat apa...sanggupkah diri ini mngatasix n pnh ksabaran,semoga Q bs mlewati semuax wlwpun itu mnyedihkan bgq...Q tak ingin dperlakukan sprt itu krn hati ini mjerit n air mata slalu mnetes...ya allah tlnglah hambamu ini...



(^_^)
oleh Chie Chaem pada 01 September 2010 jam 16:48

Hijau
1 sep 2010
MTOR
Trimz ALLAH ñ PpY n MmY



HiDuPq
oleh Chie Chaem pada 24 Agustus 2010 jam 0:51

Q jalani hdp ini dgn pnh ksabaran n pnh rintangan...Q tbangun dr tdrq mbuatq slalu tringat akan kbesaranMu,Engkaulah pmilik alam semesta...

Q slalu mbaca ayatmu hatiq slalu gmetar n mbuat air mataq menetes akan indahx n maha besar ciptaanmu n maha dahsyat...

Dsetiap langkahq ada yg mbuat diriq bahagia n mbuat diriq larut dlm mjalankan hidup,namun Q jalani hdp ini pnh ksabaran...Q hrs mjadi wanita yg sabar n tabah dlm mjalankan hdp krn hdp ddunia ini hanya sementara n akan dkembalikan o/ ALLAH SWT...



????????
oleh Chie Chaem pada 12 Agustus 2010 jam 13:52

Alhamdulillah smg namax di ridhoi oleh ALLAH swt,baby sngt lucu,cakep,n putih kmerahan...dia lahir pd tgl/hari jum'at, 6 Agustus 2010 pukul 11.30 siang.Banyak yg mnanti khadiranx dkeluargaq krn dia laki2 makax dia sngt di syngi...baby satu2x mutiara dkeluargaq yg sngt dnanti2kan.Smg dia mjadi anak yg sholeha n sukses...amin



QS. Al-A’raf : 34
oleh Chie Chaem pada 20 Juli 2010 jam 18:58

“Hal terpenting bukanlah tentang kapan dan dengan
cara apa kita menutup.Lembaran kehidupan kita di dunia ini.
Tapi bagaimana akhir kisa yang kita Ukir dalam lembaran-lembaran itu.
Hal terpenting adalah tak ada penyesalan ketika kita meninggalkan dunia ini.

Kematiaan kita menjadi sebuah kabar duka bagi setiap orang yang sempat
yang maupun yang tidak sempat mengenal kita sehingga rangkaian doa pun
mengalir laksana mata air.

Alangkah indahnya dunia ini tatkala setiap orang menyadari
hakikat kabar kematian yang tersembunyi
Ajal akan datang pada saat yang allah tetapkan tanpa ada
yang bisa menunda atau mempercepatnya … ketika ajal mereka tiba,
mereka tiada daya menangguhkannya ataupun menyegerakannya sesaatpun”



Merenungi
oleh Chie Chaem pada 19 Juli 2010 jam 19:35

Menyesali sebelum melakukan adalah keberuntungan dan
menyesal setelah kejadian adalah ketidak bergunaan.
Intropeksi diri, beristigfar setiap waktu, adalah lebih baik
daripada terlanjur melakukan kekhilafan.
Allah memang maha penerima taubat,
tapi urusan kita adalah untuk selalu menjaga diri dari dosa.



Seindah Mawar Berduri
oleh Chie Chaem pada 19 Juli 2010 jam 19:34

Seindah mawar berduri aromamu harum mewangi
namun berpagarkan duri demi mempertahankan hakikat keindahan,
kalau tiada cinta insan untuk cukuplah cinta allah menjadi penguluh hidupmu,
kelak ada cinta untukmu dari insan yang mencintai ALLAH
Sebagaimana cintamu terhadap-Nya.

Kaulah mawar idaman tumbuhmu di taman larangan,
mekarmu dipagari dan dibajai ketakwaan. Sesucinya hatimu seindah akhlakmu.
Diciptakan sebagai seorang wanita mewarisi kelembutan wanita soleha.
Kembangmu tetap indah walau Cuma di taman larangan menyinarkan
nur keimanan nan mekar dihiasi mahmudah seindah mawar berduri.



Bersyukur
oleh Chie Chaem pada 19 Juli 2010 jam 19:31

Bersyukur terhadap ilahi, karena kita masi bisa melihat keagungan mu
ya rabbi indahnya cintamu besarnya kekuasaanmu,
sesungguhnya engkaulah pencipta alam semesta ini,
yang menakluk kerajaan langit dan bumi semoga aku tidak lupa,
semoga aku tidak lalai, akan kewajibanku padamu, ya allah…..amin….

Wahai tuhanku yang esa bila kenangan qahar-Mu rasa gerun di hatiku
kerana takutkan siksa-Mu hamba-Mu rasa asa siapakah
dapat bersuihkan diri dari segala dosa yang memburu setiap hari setiap ketika.

Ketika mengenang rafat-Mu putus asa tiada lagi semangatku pulih semula
harapanku subur kembali ujian menimpa menekan
di jiwa tak sanggup meneruskan perjuanganku mehnah-Mu itu
penghapus dosaku mengganti hukumanmu di akhirat.

Di waktu mengenang rahmat-Mu terasa diri kurang bersyukur pada-Mu
harusku memohon moga syukurku bertambah alangkah susahnya mendidik
nafsuku yang tidak melihat kebenaran-Mu Ya ALLAH Tuhanku
bantulah hambamu dalam mendidik jiwaku ini.



Doa Untuk Kekasih
oleh Chie Chaem pada 21 Juli 2010 jam 20:56

“Bingkisan doa” ya allah …seandainya telah engkau catatkan..
dia milikku tercipta buatku …satukanlah hatinya dengan hatiku ....
titipkanlah kebahagian antara kami…agar kemesraan itu abadi …dan ya allah…
ya tuhanku yang maha mengasihi …seiringkanlah kami melayari hidup ini …
Ketepian yang sejahtera dan abadi….

Tetapi ya allah …seandainya telah engkau takdirkan..
dia bukan milikku bawahlah ia jauh dari pandanganku….
Lupakanlah ia dari ingatanku …dan peliharalah aku dari kekecewaan…
Serta ya allah ya tuhanku yang maha mengerti …berikanlah aku kekuatan …
melontar bayangnya jauh ke dada langit…hilang bersama senja nan merah …
Agarku bisa bahagia..

walupun tanpa bersama dengannya…dan ya allah yang tercinta
gantilah yang telah hilang …tumbuhkanlah kembali yang telah patah…
walupun tidak sama dengan dirinya….ya allah ya tuhanku …
pasrahkanlah aku dengan takdirmu… sesungguhnya apa yang
telah engkau takdirkan …adalah yang terbaik buat hambamu ini….

Ya allah …cukuplah engkau saja yang menjadi pemeliharaku…
di dunia dan di akhirat …
dengarkanlah rintihan dari hamba mu yang daif ini …
jangan engkau biarkan aku sendiri….
di dunia ini maupun di akhirat…

Menjeruskan aku kearah kemaksiatan dan kemungkaran
maka karuniakanlah aku seorang pasangan yang beriman …
supaya aku dan dia sama-sama dapat membina kesejahteraan hidup …
ke jalan yang engkau ridhai…
amin..ya rabbal alamin.



Pandailah Memilih Teman
oleh Chie Chaem pada 19 Juli 2010 jam 19:23

Memilih teman sama artinya dengan memilih masa depan. Memilih teman sama artinya sama dengan memilih perilaku dan memilih teman sama artinya dengan memilih kualitas ilmu.

Maka, siapa pun yang ingin masa depannya cerah, perilakunya menawan hati, serta luas ilmu dan wawasannya, maka iya harus sangat pandai memilih teman. Kita akan sukar berkembang bila sehari-hari kita bergaul dengan orang-orang malas.

Kita pun akan sukar meraih kemuliaan akhlak, bila sehari-hari kita bergaul dengan orang yang buruk akhlaknya. Maka, tinggi rendahnya kualiti seseorang manusia sangat dipengaruhi oleh kualiti orang yang menjadi tamannya.



Impian_cita-cita
oleh Chie Chaem pada 19 Juli 2010 jam 19:22

Kadang yang kita impikan itu bukan milik kita, impian tidak sama dengan cita-cita lupakan impian diri, kejar cita-cita umat dunia akan ditinggalkan impian bakal lebur namun cita-cita itu tetap bersambung sebagai penerus.



Duhai wanita
oleh Chie Chaem pada 19 Juli 2010 jam 19:21

Jadilah seperti pohon kurma, tinggi cita-citanya kebal dari penyakit dan bila di lempar batu, ia membalas dengan buah kurmanya.



Nasihat lukmanul hakim kepada anaknya
oleh Chie Chaem pada 22 Juli 2010 jam 0:11

Orang yang selalu menyediakan dirinya untuk menerima nasihat maka dirinya akan mendapt penjagaan daripada allah, orang yang membolehkan dirinya insaf dan sabar menerima nasihat orang lain, tandanya ia akan menerima kemuliaan daripada allah, terasa hina diri dalam ibadah dan bertaat kepada ALLAH SWT akan menimbulkan rasa lebih dekat kepada-nya dan lebih menghindarkan diri pada nasihat.



Keindahan
oleh Chie Chaem pada 19 Juli 2010 jam 15:28

Baginda Rasulullah saw.
Pernah mengatakan "bahwa seorng mukmin adalah cermin buat saudara yg saling bersilaturahim adalah sebenarx sedang saling bercermin.Dan wajah saudaranyalah ia menemukan kesadaran akan bintik-bintik noda diri sendiri.Disitu pula,ia mendapatkan harapan,kesyukuran,dan kebahagiaan."



TuMhArA
oleh Chie Chaem pada 19 Juli 2010 jam 14:41

Kau mninggalkan aQ dsaat Q mulai jatuh hati padamu dan Qini tetes air mata tjatuh dan aq hanya bs mnangis untkmu....Tidak kah engkau tau btapa Q cinta dirimu,tidak kah engkau tau btapa Q mrindukanmu aq msh bharap...Qau slalu mngingat diriQ wlwpun Qau dan aQ sudah tdk lg bsama...
Baca Selengkapnya »»

Memberi dan Menerima

Dalam kehidupan ini, berlaku hukum yang tiada duanya dan pasti akan kebenarannya. Yaitu hukum yang datang dari langit (dibaca: Hukum dari Tuhan). Salah satunya adalah: jika kita memberi, maka kita akan menerima. Apapun, siapapun, kapan pun. Ada menerima dalam kurun waktu yang pendek, ada juga yang menerima dalam kurun waktu panjang. Ada yang menerima sesuatu sama dengan yang diingini, ada pula yang menerima berbeda dengan keinginannya.

Ambil contoh seperti ini. Saat berada dalam sebuah perjalanan, kita tiba di sebuah pintu tol. Suasana terik ibu kota biasanya sangat terasa saat jam beranjak sekitar setengah dua belas siang. Antrean cukup panjang. Banyak yang merasa gelisah dan depresif ringan dengan keadaan itu. Walau sebenarnya sudah cukup sering mengalaminya.

Kita dalam kondisi yang tidak jauh berbeda. Yah, bisa jadi AC mobil kita lebih baik dari mobil lain d isekitar. Namun bukan suhu panas yang membuat gerah, melainkan panjangnya antrean, waktu yang tersita, dan lain-lain sehingga kita menjadi merasa "kepanasan".

Lalu, kita mencoba mencoba buka jendela untuk menghirup udara di luar. Baru terbuka setengahnya, tiba-tiba saat menatap ke arah kanan, kita bertatap pandangan sesaat dengan seorang pengemudi dengan kaca jendela yang terbuka. Dengan ramah sekali, ia menyunggingkan senyum kepada kita. Apa yang kita lakukan jika terjadi hal itu?

Tentunya, kita akan membalas senyuman itu. Tapi bisa saja, ada seseorang yang pernah melakukan, langsung menutup jendela mobil dengan tergesa dan menoleh dengan ke arah lain dengan cepat. Atau bahasa kasarnya, "membuang muka".

Dalam hal di atas, kedua orang di atas, bisa dibilang "sama-sama menerima" (walaupun ada balasan yang tidak diharapkan). Karena dalam hukum memberi dan menerima, kita tidak harus selalu menerima sama dengan yang diharapkan. Menurut saya, apapun hal yang diterima, tentu sajamengandung makna positif dan hikmah yang bisa diambil, sekaligus sebagai bahan belajar termahal yaitu "pengalaman".

Mungkin Anda memiliki sebuah teko atau botol besar penampung air minum di rumah. Saat teko dalam keadaan penuh, ia sudah tidak bisa diisi kembali. Namun saat air sudah dituangkan, maka teko bisa disi kembali.

Lalu, pada saat air dari teko dituangkan, sudah terjadi udara sebagai pengganti dengan volume yang sama penambahannya dengan jumlah air yang berkurang. Inilah yang saya maksud dengan "memberi, langsung menerima"! Walau dalam bentuk yang berbeda.

Saat teko kita tuang semua seluruh isi airnya, apakah teko itu menjadi kosong? Tentu tidak! Teko itu masih berisi udara dengan penuh.

Banyak sekali janji Tuhan akan hal itu. Siapa mengabdi padaNya, maka akan dijadikan kekasihNya. Barang siapa meminta kepadaNya, maka akan diberikanNya. Karena hukum yang sangat sempurna itu memang telah dibuatNya. Hal kecil seperti senyuman, air berpindah tempat, dll, merupakan contoh kecil yang bisa dijadikan bahan kajian oleh kita - yang diberikan kemuliaan dengan diberikan akal pikiran untuk mengkajinya. Mari memberi dan siap menerima! Semoga tulisan ini banyak memberikan manfaat dan inspirasi.

By Yant Subiyanto, ST, CM-NLP
Baca Selengkapnya »»

Hadiri dan Berikan Do'a Restu

♥♥ Kupinang Engkau Dengan Hamdalah.♥♥
Bagikan
Hari ini jam 18:18
♥♥.•*´¨`*•. (`'•.¸ (`'•.¸*¤* ¸.•'´) ¸.•'´) .•*´¨`*•.♥♥

Kupinang engkau dengan Hamdalah..

Kokoh suci ikatan cinta..

Kutambatkan penuh marhamah..

Arungi bersama samudra dunia..

Jika terhempas di lautan duka..

Tegar dan sabarlah tawakal pada-Nya..

Jika berlayar di sukacita..

Ingatlah tuk selalu syukur pada-Nya..

Hadapi gelombang ujian..

Sabarlah tegar tawakal..

Arungi samudra kehidupan..

Ingatlah syukur pada-Nya..

♥♥`*•.¸¸.•* (¸.•'´ (¸.•'´*¤* `'•.¸) `'•.¸) `*•.¸¸.•*♥♥


Di antara tanda-tanda kekuasaan Allah, ialah diciptakannya pasangan-pasanganmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung padanya. Dan Allah menjadikan di antara kalian perasaan tenteram dan kasih sayang. Pada yang demikian ada tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir.

Ketika tiba masa usia aqil baligh, maka perasaan ingin memperhatikan dan diperhatikan lawan jenis begitu bergejolak. Banyak perasaan aneh dan bayang-bayang suatu sosok berseliweran tak karuan. Kadang bayang-bayang itu menjauh tapi kadang terasa amat dekat. Kadang seorang pemuda bisa bersikap acuh pada bayang-bayang itu tapi kadang terjebak dan menjadi lumpuh. Perasaan sepi tiba-tiba menyergap ke seluruh ruang hati. Hati terasa sedih dan hidup terasa hampa. Seakan apa yang dilakukannya jadi sia-sia. Hidup tidak bergairah. Ada setitik harapan tapi berjuta titik kekhawatiran justru mendominasi.

Perasaan semakin tak menentu ketika harapan itu mulai mengarah kepada lawan jenis. Semua yang dilakukannya jadi serba salah. Sampai kapan hal ini berlangsung? Jawabnya ada pada pemuda itu sendiri. Kapan ia akan menghentikan semua ini. Sekarang, hari ini, esok, atau tahun- tahun besok. Semakin panjang upaya penyelesaian dilakukan yang jelas perasaan sakit dan tertekan semakin tak terperikan. Sebaliknya semakin cepat / pendek waktu penyelesaian diupayakan, kebahagiaan & kegairahan hidup segera dirasakan. Hidup menjadi lebih berarti & segala usahanya terasa lebih bermakna.

Penyelesaian apa yang dimaksud? Menikah! Ya menikah adalah alat solusi untuk menghentikan berbagai kehampaan yang terus mendera. Lantas kapan? Bilakah ia bisa dilaksanakan? Segera! Segera di sini jelas berbeda dengan tergesa- gesa. Untuk membedakan antara segera dengan tergesa- gesa, bisa dilihat dari dua cara :

Pertama, tanda-tanda hati. Orang yang mempunyai niat tulus, kata Imam Ja'far, adalah dia yang hatinya tenang, sebab hati yang tenang terbebas dari pemikiran mengenai hal-hal yang dilarang, berasal dari upaya membuat niat murni untuk Allah dalam segala perkara. Kalau menyegerakan menikah karena niat yang jernih, Insya Allah hati akan merasakan sakinah, yaitu ketenangan jiwa saat menghadapi masalah-masalah yang harus diselesaikan. Kita merasa yakin, meskipun harapan & kekhawatiran meliputi dada. Lain lagi dengan tergesa-gesa. Ketergesaan ditandai oleh perasaan tidak aman & hati yang diliputi kecemasan yang memburu.

Kedua, tanda-tanda perumpamaan. Ibarat orang bikin bubur kacang hijau, ada beberapa bahan yang diperlukan. Bahan paling pokok adalah gula & kacang hijau. Jika gula & kacang hijau dimasukkan air kemudian direbus, maka akan didapati kacang hijau tidak mengembang. Ini namanya tergesa-gesa. Kalau gula baru dimasukkan setelah kacang hijaunya mekar ini namanya menyegerakan. Tapi kalau lupa, tidak segera memasukkan gula setelah kacang hijaunya mekar cukup lama orang akan kehilangan banyak zat gizi yang penting.

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah bersabda : "Tiga orang yang selalu diberi pertolongan Allah adalah seorang mujahid yang selalu memperjuangkan agama Allah, seorang penulis yang selalu memberi penawar & seorang yang menikah untuk menjaga kehormatannya" (HR Thabrani)

Banyak jalan yang dapat menghantarkan orang kepada peminangan & pernikahan. Banyak sebab yang mendekatkan dua orang yang saling jauh menjadi suami istri yang penuh barakah & diridhai Allah. Ketika niat sudah mantap & tekad sudah bulat, persiapkan hati untuk melangkah ke peminangan. Dianjurkan, memulai lamaran dengan hamdalah & pujian lainnya kepada Allah SWT. Serta Shalawat kepada Rasul-Nya. Abu Hurairah r.a. menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda : "Setiap perkataan yang tidak dimulai dengan bacaan hamdalah, maka hal itu sedikit barakahnya (terputus keberkahannya)" HR Abu Daud, Ibnu Majah & Imam Ahmad.

Setelah peminangan disampaikan, biarlah pihak wanita & wanita yang bersangkutan untuk mempertimbangkan. Sebagian memberikan jawaban segera, sebelum kaki bergeser dari tempat berpijaknya, sebab menikah mendekatkan kepada keselamatan akhirat, sedang calon yang datang sudah diketahui akhlaqnya, sebagian memerlukan waktu yang cukup lama untuk bisa memberi kepastian apakah pinangan diterima atau ditolak, karena pernikahan bukan untuk sehari dua hari.

Apapun, serahkan kepada keluarga wanita untuk memutuskan. Mereka yang lebih tahu keputusan apa yang terbaik bagi anaknya. Anda harus husnudzan pada mereka. Bukankah ketika meminang wanita berarti anda mempercayai wanita yang diharapkan oleh anda beserta keluarganya.

Keputusan apapun yang mereka berikan, sepanjang didasarkan atas musyawarah yang lurus, akan baik dan Insya Allah memberi akibat yang baik bagi anda. Tidak kecewa orang yang istikharah & tidak merugi orang yang musyawarah. Maka apapun hasil musyawarah, sepanjang dilakukan dengan baik, akan membuahkan kebaikan. Sebuah keputusan tidak bisa disebut buruk atau negatif, jika memang didasarkan kepada musyawarah yang memenuhi syarat, hanya karena tidak memberi kesempatan kepada anda untuk menjadi anggota keluarga mereka. Jika niat anda memang untuk silaturrahim, bukankah masih tersedia banyak peluang untuk menyambung?

Anda telah meminangnya dengan hamdalah, anda telah dimampukan datang oleh Allah Yang Maha Besar. Dia-lah Yang Maha Lebih Besar. Semuanya kecil. Ada pelajaran yang sangat berharga dari Bilal bin Rabbah tentang meminang. Ketika ia bersama Abu Ruwaihah menghadap kabilah Khaulan, Bilal mengemukakan : "Jika pinangan kami anda terima, kami ucapkan Alhamdulillah. Dan kalau anda menolak, maka kami ucapkan Allahu Akbar." Maka, kalau pinangan yang anda sampaikan ditolak, agungkan Allah, semoga anda tetap berbaik sangka kepada Allah & juga kepada keluarganya. Sebab bisa jadi, penolakan merupakan jalan pensucian jiwa dari kedzaliman diri sendiri, bisa jadi penolakan merupakan proses untuk mencapai kematangan, kemantapan & kejernihan niat. Sementara ada banyak hal yang dapat mengotori niat. Bisa jadi Allah hendak mengangkat derajat anda, kecuali anda justru malah merendahkan diri sendiri. Tapi hati perlu diperiksa, jangan-jangan perasaan itu muncul karena ujub.

Kekecewaan, mungkin saja timbul. Barangkali ada perasaan yang perih, barangkali juga ada yang merasa kehilangan rasa percaya diri saat itu. Ini merupakan reaksi psikis yang wajar, kecewa adalah perasaan yang manusiawi, tetapi ia harus diperlakukan dengan cara yang tepat agar ia tidak menggelincirkan ke jurang kenistaan yang sangat gelap. Kecewa memang pahit. Orang sering tidak tahan menanggung rasa kecewa, mereka berusaha membuang jauh-jauh sumber kekecewaan. Sekilas nampak tidak ada masalah, tetapi setiap saat berada dalam kondisi rawan. Perasaan itu mudah bangkit lagi dengan rasa sakit yang lebih perih. Dan yang demikian tidak dikehendaki Islam. Islam menghendaki kekecewaan itu menghilang perlahan-lahan secara wajar. Sehingga kita bisa mengambil jarak dari sumber kekecewaan dengan tidak kehilangan obyektivitas & kejernihan hati, kita menjadi lebih tegar, meskipun proses yang dibutuhkan untuk menghapus kekecewaan lebih lama.

Kalau anda merasa kecewa, periksalah niat anda. Dibalik yang dianggap baik, mungkin ada niat yang tidak lurus. Periksalah motif-motif yang melintas dalam batin. Selama peminangan hingga saat menunggu jawaban. Kemudian biarkan hati memproses secara wajar sampai menemukan kembali ketenangan secara mantap.

Tetapi kalau jawaban yang diberikan oleh keluarga wanita sesuai harapan, berbahagialah sejenak. Bersyukurlah. Insya Allah kesendirian yang dialami dengan menanggung rasa sepi sebentar lagi akan menghapus kepenatan selama di luar rumah. Insya Allah sebentar lagi.

Tunggulah beberapa saat. Setelah tiba masanya, halal bagi anda untuk melakukan apa saja yang menjadi hak anda bersamanya. Akan tiba masanya anda merasakan kehangatan cintanya. Kehangatan cinta wanita yang telah mempercayakan kesetiaannya kepada anda. Setelah tiba masanya, halal bagi anda untuk menemukan pangkuannya ketika anda risau.

Selama menunggu, ada kesempatan untuk menata hati. Melalui pernikahan Allah memberikan banyak keindahan & kemuliaan. Wanita boleh menawarkan Islam memberikan penghormatan yang suci kepada niat & ikhtiar untuk menikah. Nikah adalah masalah kehormatan agama, bukan sekedar legalisasi penyaluran kebutuhan biologis dengan lawan jenis. Islam memperbolehkan kaum wanita untuk menawarkan dirinya kepada laki-laki yang berbudi luhur, yang ia yakini kehormatan agamanya, dan kejujuran amanahnya menjadi suaminya. Dan Khadijah r.a atas teladan bagi wanita yang bermaksud untuk menawarkan diri.

Sikap menawarkan diri menunjukkan ketinggian akhlaq & kesungguhan untuk mensucikan diri. Sikap ini lebih dekat kepada ridha Allah & untuk mendapatkan pahala-Nya, Allah pasti mencatatnya sebagai kemuliaan & mujahadah yang suci. Tidak peduli tawarannya diterima atau ditolak, terutama kalau ia tidak mempunyai wali. Insya Allah, jika sikap menawarkan diri dilakukan dengan ketinggian sopan santun, tidak akan menimbulkan akibat kecuali yang maslahat. Seorang laki-laki yang memiliki pengetahuan yang mendalam pasti akan meninggikan penghormatan seperti ini, kecuali laki-laki yang rendah & tidak memiliki kehormatan, kecuali sekedar apa yang disangkanya sebagai kebaikan. Imam Bukhari menceritakan cerita dari Anas r.a ada seorang wanita yang datang menawarkan diri kepada Rasulullah SAW dan berkata :

"Ya Rasulullah! Apakah baginda membutuhkan daku?" Putri Anas yang hadir & mendengarkan perkataan wanita itu mencela sang wanita yang tidak punya harga diri & rasa malu, "Alangkah sedikitnya rasa malunya, sungguh memalukan, sungguh memalukan." Anas berkata kepada putrinya : "Dia lebih baik darimu, Dia senang kepada Rasulullah SAW lalu dia menawarkan dirinya untuk beliau!" (HR Bukhari).

diringkas dr buku M. Faudzil `Adhim....................
♥♥`*•.¸¸.•* (¸.•'´ (¸.•'´*¤* `'•.¸) `'•.¸) `*•.¸¸.•*♥
Baca Selengkapnya »»